Seiring dengan perkembangan yang terjadi pada Fakultas Ilmu Sosial Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, tahun 1957 pun ditetapkan sebagai tahun pendirian jurusan Ilmu Administrasi Negara walaupun sesungguhnya kelahirannya telah dirintis sejak lama. Penegasan tentang status Jurusan Ilmu Administrasi Negara sebagai salah satu Jurusan di fakultas Ilmu Sosial Politik UGM ditetapkan dalam Keputusan Direktur jenderal pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 221/DIKTI/Kep/1996. Berdasakan penilaian dari BAN, Jurusan IAN memperoleh nilai akreditasi A pada tahun 1999 dan 2004.
Dalam usianya yang sudah mencapai setengah abad saat ini Jurusan telah banyak melakukan pengabdian dan layanan yang untuk perbaikan praktik administrasi ataupun manajemen pemerintah dan pembangunan di Indonesia. Seiring dengan perkembangan ilmu, sudah sejak beberapa lama Jurusan IAN tidak saja terbatas mempelajari institusi dan aktivitas pemerintah, melainkan juga berbagai bidang dan isu yang terkait dengan kepentingan dan permasalahan publik. Karena itu, sekitar 3000-an alumninya saat menduduki berbagai posisi tidak saja di instansi pemerintah, baik pusat maupun propinsi serta kabupaten/kota, melainkan juga di perusahaan swasta, lembaga penelitian dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Jurusan IAN terus mengembangkan diri dan memperbaiki kinerjanya untuk mewujudkan visi Jurusan IAN, yaitu Menjadi lembaga pendidikan dan penelitian di bidang administrasi negara bagi terwujudnya research university dan good university governance pada Tahun 2020. Karenanya Jurusan selain menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan juga melakukan penelitian di bidang kebijakan publik, manajemen publik, dan administrasi pembangunan. Jaringan kerjasama dengan mitra terkait di dalam maupun luar negeri juga terus dibangun. Sampai saat ini Jurusan IAN diperkuat oleh 23 staf, terdiri dari 5 orang profesor, 6 doktor, dan 12 master.
Dalam usianya yang sudah mencapai setengah abad saat ini Jurusan telah banyak melakukan pengabdian dan layanan yang untuk perbaikan praktik administrasi ataupun manajemen pemerintah dan pembangunan di Indonesia. Seiring dengan perkembangan ilmu, sudah sejak beberapa lama Jurusan IAN tidak saja terbatas mempelajari institusi dan aktivitas pemerintah, melainkan juga berbagai bidang dan isu yang terkait dengan kepentingan dan permasalahan publik. Karena itu, sekitar 3000-an alumninya saat menduduki berbagai posisi tidak saja di instansi pemerintah, baik pusat maupun propinsi serta kabupaten/kota, melainkan juga di perusahaan swasta, lembaga penelitian dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Jurusan IAN terus mengembangkan diri dan memperbaiki kinerjanya untuk mewujudkan visi Jurusan IAN, yaitu Menjadi lembaga pendidikan dan penelitian di bidang administrasi negara bagi terwujudnya research university dan good university governance pada Tahun 2020. Karenanya Jurusan selain menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan juga melakukan penelitian di bidang kebijakan publik, manajemen publik, dan administrasi pembangunan. Jaringan kerjasama dengan mitra terkait di dalam maupun luar negeri juga terus dibangun. Sampai saat ini Jurusan IAN diperkuat oleh 23 staf, terdiri dari 5 orang profesor, 6 doktor, dan 12 master.
SEJARAH

















